Faktor-Faktor Pendorong Partisipasi Remaja dalam Melestarikan Kesenian Tari Kancet Pepatai di Desa Wisata Budaya Pampang (Rudianto Ahim)

September 10, 2019
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: ,
On: Sep 10, 2019 @ 5:48 AM
IP: 114.125.190.149

  • 1. Title [Judul]: Faktor-Faktor Pendorong Partisipasi Remaja dalam Melestarikan Kesenian Tari Kancet Pepatai di Desa Wisata Budaya Pampang
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Rudianto Ahim
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Proses, partisipasi, kesenian, tarian kancet pepatai.
  • 4. Description [Abstrak] : Penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis konteks sosial-budaya dari Tari “Kancet Pepatai”, serta aspek-aspek dari Tari Perang itu sendiri. Metode yang digunakan adalah analisis Kualitatif deskriptif. Penelitian ini adalah penelitian yang bermaksud memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, pada suatu konteks khusus yang ilmiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah sejarah Tari Perang. Sumber data dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan wawancara yang diperoleh secara langsung melalui narasumber yang diwawancarai berkompeten dalam memberi informasi mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Tari Perang baik di dalam proses pentas tari maupun di luar pentas, sedangkan data skunder data yang diperoleh melalui data-data yang didapat dari sumber bacaan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Tari perang (Kancet Pepatai) merupakan identitas di mana tari Kancet Pepatai menggunaan tanda-tanda untuk menampilkan ulang sesuatu yang diserap, diindra, dibayangkan, atau dirasakan dalam bentuk fisik. Tari Kancet Pepatai juga salah satu praktek penting yang memproduksi kebudayaan, kebudayaan merupakan konsep yang sangat penting. Tari perang ini merupakan kejantanan dan keperkasaan pria dalam sebuah peperangan antara pahlawan Dayak Kenyah dan musuhnya. Bagi masyarakat Dayak Tari Perang merupakan representasi identitas sosial budaya Dayak khususnya Dayak Kenyah. Di mana identitas sosial budaya tersebut memiliki makna simbolik. Simbol Tari Perang (Kancet Pepatai) adalah kejantanan, keperkasaan seseorang lelaki yang bertempur dalam peperangan, di mana ia harus mempertahankan wilayahnya dan tidak ingin wilayahnya dikuasai oleh Negara lain.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Sosiatri
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Drs. Badruddin Nasir M. Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 10 September 2019
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: Skripsi

27 total views, 1 views today