KOMUNIKASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT KALTIM PRIMA COAL PADA PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BATIK DI KUTAI TIMUR (Binti Fatimah1, Erwiantono, Annisa Wahyuni Arsyad)

November 25, 2019
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: ,
On: Nov 25, 2019 @ 8:00 PM
IP: 125.167.228.7

  • 1. Title [Judul]: KOMUNIKASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT KALTIM PRIMA COAL PADA PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BATIK DI KUTAI TIMUR
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Binti Fatimah1, Erwiantono, Annisa Wahyuni Arsyad
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Komunikasi CSR, Pendampingan Usaha, Difusi Inovasi
  • 4. Description [Abstrak] : Komunkasi CSR PT KPC dan inovasi batik wakaroros pada pendampingan UMKM batik di Kutai Timur. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan serta menganalisis proses komunikasi CSR PT KPC dan mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap karakter inovasi pendampingan UMKM batik Kutai Timur oleh PT KPC. Penelitian mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dibagi 2 (dua) yaitu tahapan komunikasi CSR oleh Cutlip dan Center serta karakteristik inovasi oleh Everett Rogers.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT KPC PT Kaltim Prima Coal melakukan penelitian terkait keinginan dari UMKM batik di Kutai Timur yang akan diberikan dalam bentuk program pendampingan dengan tujuan akhir berupa kemandirian usaha bagi UMKM batik di Kutai Timur melalui program bantuan modal usaha, peningkatan kompetensi membatik, penguatan usaha, pendampingan promosi dan pendampingan penjualan. Strategi pelaksanaan program pendampingan dilakukan dengan komunikasi serta kolaborasi bersama pelaku UMKM batik dan pemerintah Kabupaten Kutai Timur. PT KPC telah melaksanakan seluruh program yang direncanakan. Terdapat lima indikator inovasi yang digunakan, pertama Relative Advantage: Motif wakaroros memberikan keuntungan ekonomi yang tinggi bagi UMKM batik di Kutai Timur. Kedua Compability: motif wakaroros memiliki keserasian dengan nilai kebudayaan di Kabupaten Kutai Timur. ketiga Complexity: motif wakaroros memiliki tingkat kesulitan yang lebih rendah dari motif batik yang sebelumnya di produksi oleh UMKM batik Kutai Timur. Keempat Trialibility:Motif wakaroros memiliki peluang uji coba produksi bagi UMKM batik di Kutai Timur. Kelima Observasibility: pola motif wakaroros berbentuk gambar yang bisa dilihat secara langsung oleh UMKM batik di Kutai Timur.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Ilmu Komunikasi
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Dr. Erwiantono, M.Si & Annisa Wahyuni Arsyad,S.IP., M.M
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 25 November 2019
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: Artikel

30 total views, 1 views today