Studi Tentang Penyelesaian Konflik Antara Pemerintah Desa dan Masyarakat Terkait Relokasi Kantor Desa Telaga Tahun 2017-2018 Di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur (Anggi)

January 24, 2020
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: Anggi, Anggi
On: Jan 24, 2020 @ 10:47 AM
IP: 125.160.120.56

  • 1. Title [Judul]: Studi Tentang Penyelesaian Konflik Antara Pemerintah Desa dan Masyarakat Terkait Relokasi Kantor Desa Telaga Tahun 2017-2018 Di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Anggi
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: pemerintah desa, masyarakat, konflik dan relokasi.
  • 4. Description [Abstrak] : Penelitian ini berjudul Studi Tentang Penyelesaian Konflik Antara Pemerintah Desa Dan Masyarakat Terkait Relokasi Kantor Desa Telaga Di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelesaian konflik yang di lakukan oleh pemerintah Desa Dan Tokoh Adat. Tempat penelitian ini dilakukan di Desa Telaga Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian lapangan berupa obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan key informan adalah Pemerintah Desa Telaga, Lembaga Adat dan masyarakat Desa Telaga, data yang dikumpulkan dari hasil wawancara kemudian dianalisis. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif model interaktif. Peneliti mengunakan pendekatan ini untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh tentang Pemerintah Desa Telaga dan Tokoh Adat dalam menyelesaikan konflik tentang relokasi Kantor Desa Telaga. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukan bahwa konflik yang terjadi antara pemerintah desa dan masyarakat disebabkan oleh kurangnya kordinasi pemerintah desa telaga dalam membuat kebijakan yang berupa relokasi kantor desa, sehingga pada saat proses relokasi itu berjalan masyarakat banyak yang menolak relokasi dan terjadilah konflik antara pemerintah desa dan masyarakat. upaya penyelesaian konflik ini dilakukan oleh pemerintah desa telaga namun belum bisa terselesaikan sehingga harus mengunakan pihak ketiga dan yang berperan sebagai pihak ketiga adalah Tokoh Adat. Dalam penyelesaian konflik mengunakan tiga tahap penyelesaian yaitu: Negosiasi, Mediasi, Fasilitasi.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program S1 Pemerintahan Integratif (PIN)
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Drs. H. Badruddin Nasir, M.Si dan Budiman, S.IP M.Si
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 2020
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: Artikel eJournal

77 total views, 1 views today