Representasi budaya suku kutai dalam film “erau kota raja”. (Irwan Saputra, Lisbet Situmorang, Kheyene Molekandella Boer)

October 16, 2020
Filed under: Data Portal Mahasiswa S1 

Data Portal Mahasiswa S1

Submitted by: saputra, irwan
On: Oct 16, 2020 @ 4:37 PM
IP: 180.248.120.206

  • 1. Title [Judul]: Representasi budaya suku kutai dalam film “erau kota raja”.
  • 2. Creator [Pengarang/ penulis]: Irwan Saputra, Lisbet Situmorang, Kheyene Molekandella Boer
  • 3. Subject [Subjek dan kata kunci]: Representasi, Budaya, Suku Kutai, Film Erau Kota Raja.
  • 4. Description [Abstrak] : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan
    representasi Suku Kutai dalam Film Erau Kota Raja. Jenis penelitian yang
    dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian terdiri dari: penanda dan
    petanda, detonasi, konotasi dan mitos. Teknik pengumpulan data dilakukan
    dengan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan
    adalah metode analisis representatif.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa, representasi Budaya Suku Kutai
    dalam Film “Erau Kota Raja” dari makna denotasi merupakan makna yang
    sebenarnya dari sebuah tanda yang langsung terlihat jelas, dalam film Erau Kota
    Raja makna denotasi yang mempresentasikan tentang kubudayaan Kutai adalah
    pengambaran kehidupan orang Tenggarong beserta kebudayaanya yang meliputi
    rumah adat, patung, tarian, bahasa, sejarah dan juga alat transformasi. Makna
    konotasi merupakan makna lain dari sebuah tanda yang muncul dari interaksi
    tanda yang bertemu dengan perasaan serta nilai kultural. Dalam film Erau Kota
    Raja makna konotasi yang mempresentasikan tentang kebudayaan Kutai adalah
    kebudayaan Kutai dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu mulai dari zaman
    kerajaan, selain itu juga di pengaruhi oleh kebudayaan melayu. Ada beberapa
    makna mitos yang terdapat dalam film Erau Kota Raja, diantaranya mitos
    tentang diselenggarakannya Erau, mitos tentang Lembuswana yang merupakan
    kendaraan para raja yang masih hidup di sungai Mahakam, mitos tentang
    mensucikan diri dengan air siraman pada saat belimbur ketika Erau.
  • 5. Publisher [Nama Lembaga Kontributor]: Program Studi Ilmu Komunikasi
  • 6. Contributor [Pembimbing, promotor, ilustrator, produser, dll.] : Dra. Lisbet Situmorang, M.Si, Kheyene M. Boer, S.I.Kom, M.I.Kom
  • 7. Date [Tanggal / tahun penciptaan atau penerbitan]: 16/10/2020
  • 8. Type: Artikel
  • 10. Right [Contoh: CCL, MIT, Open Document, dll.]: https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/?p=4177

17 total views, 1 views today